Apa salahku
By:HUSNIYYAH
Aku
akui hidup takkan pernah bisa berjalan sesuai keinginan kita, selalu saja ada
masalah yang datang menghampiri, entah itu masalah dari kita sendiri maupun
dari seorang teman dekat kita sekalipun,hal ini lah yang aku rasakan ,panggil
saja namaku dengan Bella,semua berawal
saat aku masih duduk di bangku SD kelas 6,sebentar lagi akan ada ulangan TRY OUT yang pertama. Aku berusaha belajar dengan giat
untuk mendapatkan nilai yang bagus agar nantinya aku bisa masuk ke SMP favorit
yang tidak lain dan tidak bukan adalah SMP 1 Ngunut
Aku mengetahui
untuk masuk SMP itu tidak akan
semudah membalikkan telapak tangan , untuk mencapainya memerlukan banyak pengorbanan dan mermerlukan
kerja keras yang luar biasa ,mungkin karena itulah anak yamg diterima
menjadi siswa SMP 1 Ngunut menjadi anak kebanggaan di desaku.Jika aku ingin menjadi anak kebanggaan di desaku dan bisa membahagiakan orang tuaku .Aku harus berusaha keras untuk mendapatkanya meski aku
harus berihtiar sambil” puasa Senin Kamis”.
Hari
ini adalah hari dimana TRY OUT pertama dilaksanakan,saat langkah pertama masuk
ruang TRY OUT jantungku berdetak kencang “Huft ayo Bella
semangat ,kamu pasti bisa”support ku dalam hati, kini lembar LJK dan lembar
soal sudah ada didepanku ,aku mulai mengerjakan soal –soal itu dengan bacaan
basmalah .Di tengah –tengah
asyiknya aku mengerjakan soal
tiba-tiba duk “aww..apa ini?”tanyaku penasaran ,sebuah bola kertas dari arah
belakang memukul kepalaku,ternyata bola itu datang dari salah satu temanku
yaitu Candra (ketua kelas ),tapi aku tak mau mengindahkan kata-katanya, dan aku
teruskan mengerjakan soal, tapi Candra terus saja melempariku dengan bola kertas .
Akirnya
TRY OUT telah selesai ,saat keluar dari ruang TRY OUT tiba-tiba aku jatuh
tersungkur ,sepertinya ada yang mendorongku tetapi setelah aku melihat
kebelakang tidak satu orang pun yang ada”Mungkin
aku hanya tersandung batu”pikirku positif.
Keesokan
harinya suasana kelas menjadi berbeda ,setiap
anak dikelasku menghindariku.Aku tidak tau mengapa mereka bersikap seperti itu
kepadaku, tapi aku tak begitu menghiraukannya mungkin hanya pikiranku saja .Hari
ini adalah hari pengumuman hasil TRY OUT, aku sangat berharap nilaiku akan
baik.
”Bella …nilai kamu bagus kamu mendapat
27,70 tingkatkan lagi ya!”puji bu guru kepaku,
”Benarkah bu wow…”kataku gembira,
”huuuuuuu……payah is not god”sahut
teman-temanku serentak ,aku bingung dengan sikap mereka kenapa mereka
memperlakukan aku seperti itu ,memangnya apa salahku ? ,hari demi hari aku lewati
tanpa ada kehadiran teman disampingku, mereka semua seepertinya menghindariku .Pandangan mereka kepadaku
mengandung kebencian yang sangan besar seperti pandangan harimau memandang
mangsanya.
Sampai
akirnya aku mendengar perbincangan mereka tentangku ,isi perbincangan itu semua
menjelek -jelekkan aku,seketika tanpa sadar tetes air mengalir kepipiku ,aku
lari dan masuk ke kamar mandi , disana aku terus menangis terisak-isak, mengapa hanya karena aku tidak
memberi contekan , membuat semua
teman-temanku menghindariku ,padahal aku tidak memberikan contekan kepada
mereka itu, karena aku tidak mau mereka menjadi bodoh ,seperti apa yang sering
dikatakan bu guru.setiap ada kesempatan aku mendekati mereka berharap mereka
akan memaafkanku dan mau bermain bersama denganku lagi ,memang butuh waktu yang
tidak sebentar untuk melunakkan hati mereka hampir 1 bulan aku tidak dianggap
oleh mereka tetapi semua berlalu begitu saja kini mereka semua bersahabat
kembali denganku.Dan dengan kerja kerasku aku bisa masuk ke SMP yang selama ini
aku idam-idamkan SMP 1Ngunut.






0 komentar:
Posting Komentar