Recent Posts

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 16 November 2012

cerpen Hanya Karena FLIM

cerpen "Hanya Karena Flim" cerpen ini adalah buatan Husniyyah Badriyyati,Husniyyah adalah putra dari pasangan Muhtar Mustofa dan Siti Khotijah ,cerpen ini pernah dimuat di majalah sekolah "Kreasta",mau tau bagai mana jalan cerita cerpen ini? baca dulu donk Hanya Karena Flim By;Husniyyah Badriyyati_9c Semua ini berawal saat aku menonton sebuah film buatan Amerika yang berjudul”WORD WATER” yang dapat diartikan dunia air,awalnya kukira flim ini akan sangat membosankan tetapi dugaanku salah ,flim ini membuat aku merinding dan membuat jantungku deg-degan,film ini menceritakan globlalisasi yang menakibatkan es di kutub mencair dan mebanjiri seluruh daratan yang ada di muka bumi.Di dunia ini segenggam tanah dihargai sekilo emas sedangkan di dunia kita yang sekarang segenggam tanah tak ada harganya,walaupun di dunia ini masih ada manusia yang dapat hidup di dalamnya tetapi mereka hidup dengan penuh penderitaan , mereka bersusahpayah hanya untuk mendapat air minum ,karena air yang ada di sekeliling mereka adalah air laut yang tak mungkin mereka meminumnya ,jadi untuk medapatkan air minum mereka mendaur ulang air kencing mereka sendiri degan alat yang aneh,Iuuuh…….bagaimana kalau apa yang terjadi di flim ini terjadi dikehidupan nyata? “TIDAKKKKKK…….”teriakku histeris, ”ada apa,ada apa??,ah ternyata kamu tho Nia…ngapain teriak triak???”kata ibuku kebingungan, ”Eeeenggak Cuma tes suara kok bu!!”jawabku kebingungan,”Oh…..ya sudah sana tidur”suruh ibu ku, ”Siap bos”kataku penuh hormat. Esok harinya sebagai langkah awalku untuk memerangi globlalisasi,yang biasanya aku berangkat ke sekolah dengan montor sekarang aku berangkat sekolah dengan sepeda pancal yang lebih ramah lingkungan,setibanya aku di sekolah semua teman –temanku heran tak habis habisnya bahkan pak Satria satpam sekolah ku juga terheran heran dengan perubahan sikapku. ”Ini kamu Nia?itu sepeda siapa …?,trus montormu dimana…?”Tanya Desi (teman satu kelasku)kebingungan, ”Ya iyalah emangnya ada ya orang yang tampangnya cantik banget kayak gini selain aku,ini sepedahku lah,montorku…. ada di rumah dan dalam keadaan yang baik!!!”jelasku ”Kenapa kamu pakek sepedah?, biasanya kan pakai montor “Tanya Desi kembali. Kemudian aku jelaskan kepada Desi tentang film yang kemarin aku lihat .Ditengah -tengah perbincanganku dengan Desi ,Adin &Bela menyela ”Hei… lagi ngomongin apa sih kok serius banget?”Tanya Adin menyela, ”Iya nich..lagi ngomongin orang ya,emangnya gak takut dosa apa?”tambah Bela, ”Apaan sih orang kita lagi ngomongin tenteng masa depan bumi kok,jangan berfikiran negatife dulu donk!”jawab Desi “Ha… masa depan bumi??,kayaknya menarik ikuttan donk”kata Bela & Adin serempak.Lalu aku lanjutkan ceritaku , kini raut muka yang sedih bercampur takut terlukis di wajan mereka “Aku gak mau hal itu terjadi ,baiklah kalau begitu mulai besok aku juga akan ke sekolah dengan naik sepedah!” kata Desi serius “Aku juga…!,mulai besok aku harus ke sekolah naik sepedah”kata Bela semangat “Ya iyalah kamu harus, jarak rumahmu dari sekolahkan hanya 5 langkah dari rumah”sela Adin sebenarnya selama ini Bela berangkat ke sekolah naik montor walaupun jarak rumahnya dengan sekolah hanya 5 meter “Biarin ….,yang penting Heppy!”jawab Bela kesal “Kalau begitu kita buat group anti globlalisasi saja nanti aku juga ajak teman –teman yang lain untuk bergabung”kataku mengungkap ide “SETUJU…!!!”jawab Desi ,Adin&Bela serempak.