Recent Posts

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 01 September 2016

makalah filsavat

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat SWT yang senantiasa mencurahkan rahmat dan kasih sayang- Nya kepada kami semua. Berkat limpahan karunia- Nya, kami dapat menyelesaikan tugas makalah FILSAFAT UMUM  dengan judul “PENGERTIAN, SEJARAH, DAN CABANG FILSAFAT”, tepat pada waktunya. Shalawat serta salam semoga senantiasa menyertai junjungan kita, Nabi agung Muhammad SAW.
Kami menyadari sepenuhnya bahwa makalah ini jauh dari kesempurnaan, oleh karena itu segala kritik dan saran konstruktif,sangat kami harapkan demi perbaikan makalah ini.
Demikianlah kata pengantar ini kita sampaikan. Semoga makalah ini dapat membantu dalam proses belajar dan bermanfaat bagi kita semua.



Tulungagung, Agustus 2016



Penyusun










BAB I PENDAHULUAN
1.1.Latar belakang
             Filasafat menjadi sebuah ilmu yang pada sisi-sisi tertentu berciri eksak di samping nuansa khas filsafat, yaitu spekulasi, keraguan, rasa penasaran dan ketertarikan. Filsafat juga bisa berarti perjalanan menuju sesuatu yang paling dalam, sesuatu yang biasanya tidak tersentuh oleh disiplin ilmu lain dengan sikap skeptis yang mempertanyakan segala hal.
             Filsafat adalah pandangan hidup seseorang atau sekelompok orang yang merupakan konsep dasar mengenai kehidupan yang dicita-citakan. Filsafat juga diartikan sebagai suatu sikap seseorang yang sadar dan dewasa dalam memikirkan segala sesuatu secara mendalam dan ingin melihat dari segi yang luas dan menyeluruh dengan segala hubungan
             Filsafat juga tentang seluruh fenomena kehidupan dan pemikiran manusia secara kritis dan dijabarkan dalam konsep mendasar. Filsafat tidak didalami dengan melakukan eksperimen-eksperimen dan percobaan-percobaan, tetapi dengan mengutarakan masalah secara persis, mencari solusi untuk itu, memberikan argumentasi dan alasan yang tepat untuk solusi tertentu. Akhir dari proses-proses itu dimasukkan ke dalam sebuah proses dialektika. Untuk studi falsafi, mutlak diperlukan logika berpikir dan logika bahasa.
             Filsafat juga dapat diartikan sebagai suatu cara berpikir dan mersa sedalam-dalamnya terhadap segala sesuatu. Filsafat juga melakukan hubungan erat dengan penyelidikan terhadap nilai atau martabat dan tindakan manusia. Tidak hanya itu, filsafat juga menelaah hal-hal yang menjadi objeknya dari sudut intinya yang mutlak, mendalam tapi tidak berubah. Karena begitu luasnya kajian filsafat, maka kami mencoba mengangkat dan mengertikan filsafat dalam bentuk makalah
1.2.Rumusan masalah
  1. Apakah pengertian filsafat?
  2. Bagaimana sejarah kelahiran dan perkembangan filsafat?
  3. Apa saja cabang-cabang dalam filsafat ?
  4. Bagaimana filsafat sebagai mother of science ?
1.3.Tujuan
  1. Untuk mengetahui pengertian filsafat?
  2. Untuk mengetahui sejarah kelahiran dan perkembangan filsafat
  3. Untuk mengetahuiApa saja cabang-cabang dalam filsafat
  4. Untuk mengetahuifilsafat sebagai mother of science

BAB II PEMBAHASAN
PENGERTIAN
            Secara etimologis filsafat berasal dari beberapa bahasa, yaitu bahasa inggris dan yunani. Dalam bahasa inggris, yaitu “philosophy”, sedangkan dalam bahasa yunani “philaen” dan “sofein” atau “sophi”. Adapula yang mengatakan bahwa filsafat berasal dari bahasa Arab, yaitu “falsafah” yang artinya Al-hikmah. Akan tetapi, kata tersebut pada awalnya berasal dari bahasa yunani. “philos”artinya cinta, sedangkan “sophia” artinya kebijaksanaan. Oleh karena itu, filsafat dapat di artikan dengan cinta kebijaksanaan yang dalam bahasa arab di istilahkan dengan Al-hikmah. Para Ahli filsafat di sebut dengan filosof, yakni orang yang mencintai atau mencari kebijaksanaan atau kebenaran. Filosof bukan orang yang bijaksana atau berpengetahuan benar, melainkan orang yang sedang belajar mencari kebenaran atau kebijaksanaan.
            Menurut Sutardjo A. Wiramihardja (2006 : 10), filsafat dapat di artikan sebagai pengetahuan tentang cara berpikir terhadap segala sesuatu atau sarwa sekalian alam. Artinya, semua materi pembicaraan filsafat adalah segala hal menyangkut keseluruhan yang bersifat universal. Dengan demikian, pencarian kebenaran filosofis tak pernah berujung dengan kepuasan, apalagi memutlakan sebuah kebenaran. Bahkan, untuk suatu yang “sudah” dianggap benarpun masih diragukan kebenarannya. Tidak ada kata puas apalagi final karena kebenaran akan mengikuti situasi dan kondisi dan alam pikiran manusia.
            Secara terminologis, filsafat mempunyai arti yang bervariasi. Menurut :
·         Juhaya S. Pradja (200 : 2) mengatakan bahwa arti yang sangat formal dari filsafat adalah suatu proses kritik atau pemikiran terhadap kepercayaan dan sikapyang dijunjung tinggi. Suatu sikap falsafi yang benar adalah sikap yang kritis dan mencari. Sikap itu merupakan sikap toleran dan terbuka dalam melihat persoalan dengan berbagai sudut pandang dan tanpa prasangka. Berfilsafat tidak hanya berarti membaca dan mengetahui filsafat. Seseorang memerlukan kebolehan berargumentasi, memakai teknik analisis serta mengetahui sejumlah bahan pengetahuan sehingga ia memikirkan dan merasakan secara falsafi. Filsafat mengantarkan semua yang mempelajarinya kedalam refleksi pemikiran yang mendalam dan penuh dengan hikmah.
·         Plato mengatakanbahwafilsafatadalahpengetahuantentangsegala yang ada
·         Aristoteles berpendapat bahwa kewajiban filsafat adalah menyelidiki sebab dan asas segala benda. Dengan demikian filsafat merupakan ilmu yang umum sekali.
·         Imanuel Kant mengatakan bahwa filsafat adalah pokok dan pangkal segala pengetahuan dan pekerjaan
            Filsafat selalu mencari jawaban-jawaban, tetapi jawaban yang di temukan tidak pernah abadi. Oleh karena itu, filsafat tidak pernah selesai dan tidak pernah sampai akhir sebuah masalah. Masalah-masalah filsafat tidak pernah selesai karena itulah memang sebenarnya filsafat.
            Filsafat adalah seni kritik yang bukan semata-mata membatasi diri pada destruksi atau seakan-akan takut untuk membawa pandangan positifnya sendiri. Franz Magnis Suseno menegaskan bahwa kritisnya filsafat adalah kritis dalam arti bahwa filsafat tidak pernah puas diri, tidak pernah membiarkan sesuatu sebagai sudah selesai, bahkan senang, untuk membuka kembali perdebatan, selalu dan secara hakiki bersifat dialektis dalm arti bahwa setiap kebenaran menjadi lebih benar dengan setiap putaran tesis-antitesis dan antitesis nya antetesis. Filsafat bersifat krisis pula apabila iya membangun suatu gedung teoretis, sebagaiman adi perlihatkan dengan begitu megah oleh hegel, filosof membangun sistem terbesar yang berhasil merumuskan sifat dialegtis yang hakiki bagi segenap filsafat sejati.
            Sifat kritis filsafat di tujukan dengan tiga pendekatan dalam filsafat, yakni pendekatan ontologis, epistemologis, dan aksiologis. Ahli filsafat selalu berfikir kritis dengan melakukan pemeriksaan kedua (a second look) terhadap bahan-bahan yang di sajikan oleh paham orang awam (common sense). Memikirkan berbagai problem kehidupan menghadapi fakta-fakta yang ada hubungannya dengan masalah yang muncul.
SEJARAH KELAHIRAN DAN PERKEMBANGAN
  • Filsafat Klasik:
Contoh tokoh filosof  yang ada saat jaman filsavat klasik adalah Phytagoras,beliau  adalah seorang matematikawan dan filsuf Yunani yang paling dikenal melalui teoremanya.Phytagoras dikenal sebagai Bapak Bilangan. Salah satu karya Pythagoras yang terkenal adalah teorema Pythagoras, teorema Pythagoras menyatakan bahwa kuadrat hipotenusa dari suatu segitiga siku-siku adalah sama dengan jumlah kuadrat dari kaki-kakinya (sisi-sisi siku-sikunya). Pythagoras percaya bahwa segala sesuatu di dunia ini berhubungan dengan matematika, dan merasa bahwa segalanya dapat diprediksikan dan diukur.
  • Filsafat Abad Pertengahan
Contoh tokoh filsuf yang berjaya pada abad pertengahan adalah Thomas Aquinas atau Thomas dari Aquino,beliau adalah seorang filsuf dari Italia ,karirnya sangat berpengaruh pada abad pertengahan .salah satu Karya Thomas Aquinas yang sering dibicarakan adalah Summa Theologiae”,Summa Theologiae adalah sebuah buku yang merupakan titik temu atau sintesis dari filsafat Aristoteles dan ajaran agama Kristen. ajaran-ajarannya dijadikan sebagai ajaran di Gereja Katolik Roma oleh Paus Leo XIII,salah satu ajarn itu dalah anggapan bah Allah adalah penggerak yang tidak bergerak.
  • Filsafat Moderen
Contoh tokoh filsuf yang berjaya pada abad pertengahan adalah John Locke  adalah seorang filsuf dari Inggris yang menjadi salah satu tokoh utama dari pendekatan empirisme Locke juga dikenal sebagai filsuf negara liberal. Karya Locke tidak hanya berhubungan dengan filsafat, tetapi juga tentang pendidikan, ekonomi, teologi, dan medis.[3] Karya-karya Locke yang terkenal contohnya adalah Essay Concerning Human Understandinge(sebuah esai untuk memahami Filsafat Kontemporer

  • Filsafat Kontemporer
Contoh tokoh filsuf yang berjaya pada masa kontenporer adalah Jean Baudrillard,beliau adalah seorang pakar teori kebudayaan, filsuf, komentator politik, sosiolog dan fotografer asal Perancis. Teorinya yang dikenal adalah mengenai masyarakat posmodern berdasarkan asumsi utama bahwa media, simulasi, dan apa yang ia sebut "cyberblitz" telah mengkonstitusi bidang pengalaman baru, tahapan sejarah, dan tipe masyarakat yang baru.




CABANG-CABANG FILSAFAT
Berdasarkan karakteristik objeknya filsafat dibagi dua, yaitu :
1.      filsafat umum/murni
a.       Metafisika, objeknya adalah hakikat tentang segala sesuatu yang ada.
b.      Epistemologi. Objeknya adalah pengetahuan/ kenyataan
c.       Logika. Merupakan studi penyusunan argumen-argumen dan penarikan kesimpulan yang valid. Namun ada juga yang  memasukkan Logika ke dalam kajian epistimologi.
d.      Aksiologi. Objek kajiannya adalah hakikat menilai kenyataan.

2.      Filsafat Khusus/Terapan, yang lebih mengkaji pada salah satu aspek kehidupan. Seperti misalnya filsafat hukum, filsafat pendidikan, filsafat bahasa, dan lain sebagainya




d   itulah makalah kami ,kami mempresentasikannnya hari ini
h  hasilnya sungguh mengejutkan kami sebagai kelompok yang ertama kali maju untuk presentasi kami bukalah pembuka yang baik ,presentasi kami mendapat kritikan yang pahit dari dosen filsafat                      
y tapi tak apallah karna itulah yang disebut dengan uang belajar.dengan begitu kami menjadi semakin terpacu untuk selalu ingat iqra'(membaca)
c catatan:makalah di atas bukan makalah asli kami yang di kritik tapi sudah di revisi walau belum selesaisepenuhnya 
hhehehehehehehehehe...............




(